Friday, November 18, 2005

Mereka Adalah Teroris

Azahari telah mati. Yang menjadi pertanyaan adalaha, apakah ideologi sesat yang ditawarkannya ikut mati? Fakta kasat mata menunjukkan bahwa ajaran sesat yang mengatas namakan Tuhan ini tidak dapat dengan mudah ternafikan.

Imam Samudra, misalnya, walaupun sudah berada dalam penjara, namun tetap memiliki kemampuan untuk menyebar-luaskan ideologi yang dipercayanya dan mencoba untuk menyihir khalayak dengan buku yang menjungkir-balikkan fakta. Dalam bukunya ini, Imam Samudra dengan berbagai macam kedustaan, kepalsuan, dan syubhat-syubhat yang ia bawakan berusaha membalik opini, dari asumsi dan tuduhan teroris terhadap dirinya, menjadi pahlawan dan pejuang yang telah mengorbankan dirinya dalam rangka melawan vampire dan teroris internasional yang bernama Amerika Serikat dan sekutu-sekutunya. Dari seorang yang kejam dan tidak punya perasaan, yang telah membunuh sekian nyawa manusia tak berdosa, menjadi pahlawan pembela duka nestapa kaum mustadh’afin. Dari pembunuh keji, menjadi pembela bayi-bayi tanpa kepala di Afghanistan dan Palestina. Dari aksi teror yang keji dan kejam, menjadi aksi heroik dalam rangka membela Islam dan umat Islam.

Mereka Adalah Teroris adalah sebuah buku yang mengupas hal ini secara komprehensif. Semoga, dengan rendah hati, faham-faham yang tidak sejalan dengan nilai-nilai ketuhanan akan dikikis habis dari bumi ini.

Sebuah Tinjauan Syari'at " Mereka Adalah Teroris" Bantahan Terhadap Buku "Aku Melawan Teroris"

Penulis : Al Ustadz Luqman bin MuhammadBa'abduh
Cetakan : I,
Ramadhan 1426 H / Oktober 2005
Jumlah Halaman : 720
Harga : Rp 72.000
I S B N : 9 7 9 - 2 5 - 1 2 4 0 - 3

2 comments:

heri said...

Adalah lebih bijaksana jika sudah terlanjur membaca buku ini dilanjutkan dengan membaca buku Siapa Teroris? Siapa Khowarij? Insyaalloh lebih bijaksana dan tidak gegabah dalam memahami buku ini. Siapapun boleh dipakai dan ditinggalkan pendapatnya, kecuali al maksum Rosululloh SAW.
Wassalamu'alaikum
Abuhusna
www.kursusjahit.blogspot.com

mukhlis said...

Baca juga "MENEBAR DUSTA MEMBELA KHAWARIJ"